Vitamin Hati

                14

Penat…
Itulah mengapa 2 minggu terakhir ini saya memutuskan mengikuti kegiatan yang menenangkan hati dan menyegarkan kepala. Memilih menjadi sukarelawan program liburan disalah satu sanggar seni rumahan milik salah seorang teman, bahkan mengunjungi sekolah-sekolah yang juga berkaitan dengan urusan seni.

Anak-anak yang bergabung usia 3 tahun – 9 tahun, perharinya ada 15-20 anak. Di tempat ini anak-anak diajak berkomunikasi dengan membuat sesuatu dari barang-barang bekas. Mulai dari kardus susu, kaleng biskuit, botol minuman dan untuk menghiasnya menggunakan banyak material tempel dari kertas kado bekas, kain perca, pita, benang, mote-motean, atau gambar yang mereka buat dan digunting kemudian ditempel dengan lem dan selotip. Bagi saya kegiatan ini adalah salah satu cara berkomunikasi, medianya bisa berupa apa saja. Tidak ada penghitungan nilai, tidak ada batasan bagus atau jelek, semua bebas berekspresi berkitan dengan imajinasi.

Kegiatan didunia anak selalu memberikan semangat bagi hidup saya, diantara kelelahan berkomunikasi dengan dunia dewasa, bukan hanya raga yang butuh istirahat, jiwa juga perlu diberi vitamin. Dan ekspresi anak-anak seperti inilah yang saya sebut vitamin hati dan otak, sanggup membuat saya tersenyum sepanjang hari :
36     45

 

42    39

Klik gambarnya untuk memperbesar

37-2    35

 

And have a good summer time!
Fell the air, like the ride, love the fun
I am Blessed
Have an awesome day!

20

9 Keinginan Saya

Children

Ini adalah tulisan pertama saya dalam bahasa ibu

Membutuhkan waktu dan mengumpulkan keberanian yang cukup untuk menulis didalam bahasa Ibu karena saya merasa harus ditulis jauh lebih baik dibanding ketika saya menulis dengan bahasa ke-2. Sampai pada akhirnya saya menyadari, yg terbaik hanya milik yg diatas, sedang saya harus terus berusaha, maka ini tulisan pertama saya dalam bahasa ibu, bahasa asli saya.

Bosan adalah hal yang paling jarang terjadi karena saya selalu menemukan keinginan-keinginan baru, terkadang jadi terkesan saya banyak maunya dan tidak fokus. Dari semua keinginan, menulis adalah salah satu jalan keluar bagi saya disaat tidak ada tempat bercerita ataupun bertukar pikiran.

Saya membenci jalan buntu jika dihadapkan sesuatu. Sayangnya yang terjadi justru kata-kata menyakitkan ketika marah dan pukulan fisik yang dilakukan. Setelah selesai, hampir selalu saya menyesal. Sampai pada masanya, hidup mempertemukan saya dengan beberapa orang yang menjadi penasehat bagi hati dan pemikiran, dan menulis adalah solusi bagi kebuntuan saya dalam berbicara sampai pada saat ini.

Jika ditanya apa cita-cita saya, dari kecil hingga dewasa sepanjang ingatan selalu berubah. dan ternyata semangat dan tujuannya yang tidak pernah berubah. Saya selalu ingin berbagi dan membuat orang lain bahagia, seperti bahagianya hidup yang saya rasakan kini. Pada hari saya mengerti bahwa kemarahan negatif dan pukulan fisik bukanlah solusi bagi saya, sejak di SMA lah mulai membuat keinginan sederhana bagi seorang saya:

9 keinginan saya :

1. Belajar hal positif setiap hari tanpa henti sampai hembusan nafas terhenti
Belajar adalah kata kunci saya, karena disaat belajar sepaerti apapun hasilnya saya tidak akan membenci diri saya sendiri, dan ketika saya belajar mencintai kekurangan saya, saya menjadi lebih positif terhadap diri saya dan orang lain.

2. Berusaha berkata ‘tolong” disaat membutuhan, mandiri bukan berarti tidak butuh pertolongan
Lahir di keluarga yang semua setara baik pria maupun wanita, saya hanya memahami pada pemikiran bahwa semua harus bisa dilakukan sendiri. Terkadang lebih rela terluka dibanding meminta pertolongan orang lain. Maka belajar mengatakan tolong baru saya lakukan ketika beranjak dewasa.

3. Memperbaiki pribadi pemarah menjadi lebih baik dalam hal berpikir, berkata-kata & bersikap
Menjadi bulan-bulanan “bully” di sekolah dasar cukup mengajari saya banyak hal. Hingga membuat saya menggunakan kekerasan fisik sebagai solusinya. Sampai pada masanya saya bisa mengatasi kemarahan saya pada diri sendiri, mengerti bahwa saya harus berdamai dengan diri sendiri untuk dapat berdamai dengan dunia luar.

4. Menuangkan potongan cerita didalam kepala untuk dirangkai bahkan dinikmati orang lain
Terkadang ada kalanya sikap dan kata-kata verbal masih tidak bisa dimengerti semua orang. Maka menulis menjadi pilihannya. Saya belajar menulis bisa menggambarkan dan mengurai keruwetan isi kepala saya, bahkan terkadang menolong orang lain memahami saya.

5. Berbagi penglihatan kepada banyak orang
Memaparkan cerita dengan potongan gambar berupa foto adalah salah satu pengobatan saya, bentuk cinta saya pada kehidupan. Dengan hasil foto saya bisa berbagi kesenangan dengan lainnya.

6. Menyumbangkan & menghasilkan sesuatu yang positif apapun itu terutama bagi dunia anak
Dunia anak, adalah yang mengobati luka hati saya terhadap pengalaman yang menyakiti saya. Di dunia mereka saya melihat kepolosan, kedamaian dan keceriaan yang tidak berpamrih dan tidak beragenda. Berikan saya satu anak yang bermasalah, dalam hitungan waktu saya yakin bisa merebut hatinya. Bagi saya anak-anak adalah penyelamat dan guru terbaik bagi saya.

7. Bertukar cerita kehidupan dengan banyak teman dari semua kalangan
Tidak semua orang mau mendengar cerita orang yang dikanal apalagi yang tidak dikenal. Saya belajar siapapun dia dikala kita mendengar ceritanya, akan ada selalu nilai yang bisa diambil dan akan ada yang tertolong disalah satu sisinya, saya ataupun mereka. Karena meminjamkan telinga terkadang bisa meringankan beban yang dibawa.

8. Selalu mencintai hidup, apapun yang dibawa & berbagi cinta kasih dengan yang lainnya
Pada satu titik saya hampir menyerah. Dikala semua buntu dan tidak sanggup lagi bercerita.  Jika di satu detik itu salah seorang teman tidak menelpun saya, maka tidak akan pernah ada ada tulisan ini. Hari ini saya membalas perbuatan baik teman saya, dengan mencintai hidup saya, dan berbagi cinta kasih dengan sesama.

9. Belajar bersyukur atas segala hasil, walau tidak semudah menggoreng telur dalam pelaksanaannya
Disaat tantangan datang, telah berusaha maksimal namun masih terhenti pada satu masa, kecewa dan marah adalah jalannya. Sampai pada satu pengertian, disaat semua diusahakan dan belum lagi berhasil karena ada yang jauh lebih besar dipersiapkan dan lebih baik lagi bagi saya. Tidak mudah, namun kini saya percaya dan bersyukur bahwa saya diberikan hidup sampai pada saat ini dengan segala anugrahnya.

 

Salam Cinta Kasih dari saya
blessmyjourney

I Miss …..

 

Memory Coffee

There’s a path that I’ve been walk through
There’s days and nights that I’ve been pass
There’s moments that I’ve been kept as memories
Couple of time met and breath, none as today feel
All seems still like present, while feels like yesterday

As wish that time can go back
Wish have more courage to hold the heart…
Never thought there’s a day will remember just like the past
And  today truly feels like yesterday
Struggle among feeling, memories and logically present

Not first time encounter why suddenly feels heavy
Smile that share hide the longing that suddenly appears
Laughter among best friends that shows can’t fool this heart
While he already recycle life for the 2nd time
I still in the same moment

I miss …..

 

Hey what you doing?

IphoneAndroid

I’ve been quite free lately past 3 weeks, the coughing and influenza can’t beat my happy-go-lucky spirit to back on my feet & get free air. While staying I’m able to play lot’s of games that haven’t been touch almost 2 years I think. Look like everyone move on also, only few friends still play in the same game. Then I realized something, did I also not in touch with my cyber friends like I used before? I surely still contact with my best friends and my coworker, but how about the rest?

Next day I open my previous mobile phone which need to fix, because the battery drown out, the battery shape almost like potatoes heated in microwave :( But I managed to save most of the number. The intention to save the number is to message my friends, then I realized, I don’t need all number to contact my cyber friends, they all c.y.b.e.r, means can just open email, facebook. path, and other social media and start conversation! Duh… And there I am, sitting in my desk copied those number from 1 phone to another phone… for almost 2 hours and then my best friends in group said “Heyy what you doing?! Why don’t you back up in the email then restore in your other mobile phone”. Aizzz…. duh… duh… duuuuuh…

I did contact my friends, and get happy response mostly they said “Heyyy how are you? Heyy what you doing? Positive side with my condition while rest is, I can contact mostly my friends and chat with them. And other things I realized how not tech savy I am in this tech world, while I’m work mostly arrange corporate event for IT company.  Reality check,  Yep I’m conventional type, very… Well the good side, at least my best friends also saying “Heyyy… what you doing?!”  *More scolding on me rather than asking my condition :D

It’s Saturday in here, hope everyone have a great weekend.
Fell the air, like the ride, love the fun
I am Blessed
Have an awesome day!

100 * means I kept my promise…

For myself…

followed-blog-100-2x

Dear  me,

As I start to write my 2nd blog because the 1st one pretty dead, never been touch only register and no activities. I simply start this bless my journey for simple reason, I love writing. I like reading what others writing, with better understanding that I won’t get intimidate by another senior blogger out there.

Me, I know lots things need to improve, start from my will to continue write, facing lot’s of challenges and not become an excuse to stop. Where grammars is always been a challenge for writing and since learning by yourself is the only method for a moment. But no one said I should be perfect while the rest of the people out there also can’t speak perfect in my own language, at least I kept learning and continue writing.

Me, when I share all my write, I put honesty in my heart for the words that I write. It’s my thought, my passion, my activity and my feeling bless, through all the life that I’ve facing in present, my hope for the future and simply my gratitude and feel bless for the past. As I received 100* sign, will only get my simple answer, number is there, can go up or down, only one thing I know for sure, my will for write will always continuously going on as long as I still alive.

And finally… You…

If the words thank you is enough than it said and done, but then it will never be enough for me to say… I’m touch! I feel bless! Your presence in my simple world is like my existing to my self promise. Once again thank you for presence in my world, thank you for your friendship, thank you for reading and thank you for following. I might be not able to follow everyone blog right away, but when I did, I read it with all my heart.

Oooppsss… also my mind :D

Cheers for myself and you my friends.

 

Fell the air, like the ride, love the fun
I am Blessed
Have an awesome day!

Yesss… I’m a free person, again… Finally

After being isolated quite long from the hectic world, today is my 1st day to see the outside world again. I feel so fresh, so light, and so happy! It’s felt like continuously staying at a locked up room. Only can eat, drink, go toilet, bathing once for every 3 days. Feel so unmotivated, gloomy, felt so heavy.

After  battle a quite long all those barrier finally can conqueror. They gave me pills to calm me down, I swallow it, they took away my notes, I wrote it on my head, they “torch” me  with same food feels like “forever” I just eat it. Even though I felt suffocated, in my head… I kept saying, it’s gonna be over soon, things will get better , for sure!

And today is the day… Finally I can walk outside as a free person! Again!

v
v
v
v
v
v
v

I’m free person, free from… Influenza & Coughing!
Yess… I’m a free person, again… Finally! :D

Homemade – Steam Egg Basket

steam egg basket

I got so excited when I chat with Hiro through social media, a mother with 2 cute little boys. She tempted me with picture of her simple and easy cooked for her boys. Next I just made it and modify a little bit. The Original recipe using oven to bake, I choose steam.

Here is the recipe:
1. Need 2 Potatoes medium size, original recipe using refrigerated shredded hash browns.
it’s 1:1 proportion, but I used more potatoes since i like it
2. 1 carrot big size
3. 1 onion medium size, original recipe using zucchini or beets
4. 1 Egg for each cup or bowl
5. Pinch of Salt & Pepper

Tools:
1. Cutting board
2. Knife
3. Vegetable cutter
4. Big bowl to soak the potatoes & put other vegetable
5. Cups or small bowl to put the batter inside steamer
6. Steamer or steamed tools

How to:
1. Brush the skin of potatoes with small brush & water before peel it
2. Cut the potatoes into two side,  soak the potatoes inside water on the bowl with pinch of salt while cutting the rest.
3. Cut the carrot and onion into two side also
4. Used vegetable cutter to slice it smaller size the potatoes, carrot and onion.
5. Mixed all the ingredient and put a pinch of salt and pepper
6. Boiled the water for the steamer
7.  After mixing it, divided into cups or small bowl that can used for steamer or oven heat
8. Put the bowl inside steamer & cooked about 15-20 minute
Try the potatoes a little bit, when it soft can proceed to next step
9. Crack the egg to each cup or bowl, spread a little bit salt if you like
10. Cooked about 5 minute to make sure the egg is cooked or less time to get soft-boiled eggs
11. Spread mash cracker on top of the egg to get the crunchy on mouth

And walah….Your Steam Egg Basket is ready!